Scroll untuk baca artikel
EKONOMI

Pasar Tani HUT ke-48 Kota Palu Diserbu Warga, Cabai Rawit Ludes dalam Dua Jam

1
×

Pasar Tani HUT ke-48 Kota Palu Diserbu Warga, Cabai Rawit Ludes dalam Dua Jam

Sebarkan artikel ini

PALU,CINDOnews – Antusiasme masyarakat terhadap Pasar Tani dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu terlihat sejak pagi. Sejumlah warga datang untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pangan dan produk pertanian yang dipasarkan langsung oleh petani dan produsen lokal.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Sabtu 26/9/26, turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P.

Pasar Tani kali ini menghadirkan lebih dari 50 jenis komoditas pertanian dan pangan yang berasal dari berbagai mitra serta kelompok tani di Kota Palu.

Masyarakat dapat memperoleh beragam kebutuhan, mulai dari sayuran, cabai, bawang, tomat hingga berbagai produk hortikultura lainnya. Komoditas tersebut ditawarkan langsung oleh produsen dengan harga yang relatif terjangkau.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu memperpendek mata rantai distribusi hasil pertanian. Melalui penjualan langsung dari produsen kepada konsumen, masyarakat diharapkan memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih kompetitif, sementara petani mendapatkan akses pasar secara langsung.

Kepala DPKP Kota Palu, Lukman, mengatakan Pasar Tani juga menyediakan ruang khusus bagi Program Kelurahan Menanam. Pojok tersebut menampilkan berbagai hasil budidaya masyarakat dari program tersebut.

“Pasar Tani kali ini menghadirkan lebih dari 50 jenis komoditas bersama para mitra yang ada di Kota Palu. Di antaranya ada pojok Program Kelurahan Menanam yang menghadirkan produk seperti sawi, bawang, cabai, tomat, dan berbagai hasil pertanian lainnya,” jelas Kadis.

Menurut Lukman, konsep Pasar Tani memang dirancang untuk mempertemukan produsen dengan konsumen secara langsung. Pola tersebut diharapkan dapat membuat proses distribusi hasil pertanian menjadi lebih singkat sekaligus memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat.

“Konsep Pasar Tani benar-benar menghadirkan petani atau produsen dengan konsumen sehingga harga yang didapatkan masyarakat sangat baik,” ujar Kadis.

Tingginya kunjungan masyarakat juga berdampak pada ketersediaan sejumlah komoditas. Beberapa produk bahkan cepat habis setelah kegiatan berlangsung.

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam Pasar Tani tersebut. Menurutnya, tingginya minat warga menunjukkan besarnya kebutuhan sekaligus ketertarikan masyarakat terhadap produk pertanian lokal.

“Alhamdulillah baru beberapa jam sudah banyak yang habis. Insyaallah Pasar Tani berikutnya bisa berjalan lebih baik lagi. Sepertinya jumlah komoditas harus ditambah karena antusiasme masyarakat luar biasa,” ungkap wakil wali kota.

Salah satu komoditas yang paling banyak diminati masyarakat adalah cabai rawit. Wakil wali kota menyebutkan, stok cabai rawit yang disiapkan kurang dari 100 kilogram habis hanya dalam waktu sekitar dua jam.

“Tadi cabai rawitnya di bawah 100 kilogram, cuma dalam jangka waktu dua jam sudah habis. Jadi stoknya nanti di Pasar Tani berikutnya harus lebih banyak agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” kata wakil wali kota.

Tingginya respons masyarakat tersebut menjadi gambaran bahwa Pasar Tani masih memiliki ruang untuk terus dikembangkan. Selain menjadi wadah pemasaran hasil pertanian lokal, kegiatan ini juga membuka akses masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan secara langsung dari sumber produksinya.

Pelaksanaan Pasar Tani turut mendukung semangat Program Kelurahan Menanam yang mendorong masyarakat memanfaatkan lahan dan potensi di lingkungan masing-masing untuk menghasilkan pangan secara produktif.

Dengan konsep tersebut, Pasar Tani tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-48 Kota Palu, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara hasil produksi pangan lokal dan kebutuhan masyarakat secara langsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *