PALU,CINDOnews – Lebih dari 100 pelaku UMKM di Kota Palu akan melakukan akad kredit usaha mikro bersama Bank Tabungan Negara (BTN). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha lokal.
Informasi itu disampaikan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat membuka Gebyar UMKM dalam rangka HUT ke-48 Kota Palu di Lapangan Vatulemo, Minggu 27/9/26.
Menurut Hadianto, kolaborasi Pemkot Palu dan BTN kini tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan perumahan, tetapi telah berkembang ke sektor lain, termasuk penguatan UMKM.
“Kerja sama yang lain yang tidak kalah kuatnya adalah Bank BTN. Tadinya mereka fokus pada pembiayaan perumahan, tetapi saat ini sudah merambah ke semua sektor, termasuk penguatan UMKM,” kata wali kota.
Selain akses kredit, Pemkot Palu juga memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM. Saat ini, lebih dari 1.000 pelaku usaha mendapatkan pendampingan melalui Inkubator Bisnis (Inbis).
“Kami berharap bahwa upaya kecil yang dilakukan melalui kredit ini semakin memperkuat upaya pemerintah dalam literasi UMKM, sehingga manajemen UMKM dapat berjalan dan berkembang dengan baik,” lanjutnya.
Hadianto menilai dukungan pembiayaan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas pengelolaan usaha agar UMKM dapat berkembang.
Pemkot Palu juga mengapresiasi Sasakawa Foundation yang memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, khususnya penyandang disabilitas.
“Alhamdulillah, salah satu filantropi dari Jepang, Sasakawa Foundation, memberikan pendampingan UMKM khususnya bagi mereka yang disabilitas. Kita berharap Kota Palu semakin mampu menjadi kota yang layak bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Gebyar UMKM yang digelar dalam rangka HUT ke-48 Kota Palu tersebut menjadi ruang promosi sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan dukungan pembiayaan dan pendampingan. (*)









